Itinerary Liburan Murah ke Eropa Oktober 2015

Itinerary Liburan Murah ke Eropa Oktober 2015

Itinerary Liburan Murah ke Eropa Oktober 2015

Berikut Itinerary Liburan Murah ke Eropa Oktober 2015 ala #TurisKere, mulai dari tanggal keberangkatan 12 October 2015 sampai dengan 28 October 2015.

12 October 2015: Surabaya, Indonesia – Kuala Lumpur, Malaysia

Rute perjalanan itinerary liburan murah ke Eropa dimulai dari Malang – Juanda airport. Sesampai di Juanda tak lupa mengambil free Starbucks dari kartu ANZ Travel Platinum (catat: tak mungkin lupa! Namanya juga free..)

18.25-21.55 : AirAsia Surabaya – Kuala Lumpur

Karena AirAsia di KLIA2 sedangkan Etihad di KLIA1, maka kita naik airport express menuju KLIA1 seharga MYR 2 dengan waktu tempuh sekitar 3 menit

13 October 2015: Amsterdam, Netherlands

02:55-14.55 Etihad Kuala Lumpur – Amsterdam. Transit di Abu Dhabi selama 3 jam.

Setelah berfoto di Iamsterdam dekat pintu keluar Schiphol Airport, kita beli tiket kereta seharga EUR 4.1 menuju Amsterdam Centraal.

Hotel ala #TurisKere: Sint Nicolaas Hotel, hotel bintang 3 ini hanya berjarak sekitar 300m dari Amsterdam Centraal. Tarif kamar double/twin per malam EUR 170 termasuk buffet breakfast. Banyak hotel yg lebih murah disekitar Amsterdam Centraal, kebetulan Sint Nicolaas ini dibayari teman jadi yah diasyik’in aja walaupun mahal. Meskipun kere, tapi nginep di hotel berbintang bok! 🙂

Setelah check-in, kita berjalan kaki menuju Begijnhof kemudian ke Damrak dan Red Light District dan menghabiskan waktu sampai besok pagi.

14 October 2015: Rotterdam dan Den Haag, Netherlands

Setelah buffet breakfast di Hotel Sint Nicolaas, kita menuju Amsterdam Centraal. Pertama kali adalah mengaktifkan Eurail Global Pass kita, setelah itu kita menuju platform dengan tujuan Rotterdam. Di Rotterdam, kita mengunjungi Cube House, Marktal dan Euromast serta Rotterdam Centraal.

Kemudian dengan kereta melanjutkan ke Den Haag. Di Den Haag sebenarnya kita berencana mengunjungi Bennihof tetapi karena makan siang kita lama sekali disajikan (hampir 1 jam)! Jadi mengingat keterbatasan waktu, kita hanya berkeliling sekitar Korte Poten yang merupakan area dengan banyak cafe.

Sorenya kita kembali ke Amsterdam Centraal dengan menggunakan kereta dan setelah mengambil koper di hotel, kita melanjutkan perjalanan ke Praha, Cekoslovakia. Perjalanan kita dengan menggunakan kereta tidur untuk bagian rute Oberhausen HBF ke Prague Hlavni Nadrazi. Tips berhemat ala #TurisKere, kalo bisa menyelam sambil minum air. Transportasi pindah negara sekaligus bermalam di kereta, hemat biaya hotel.. 🙂

15 October 2015: Prague, Czech Republic

Kereta sampai di Prague Hlavni Nadrazi sekitar 09.30 segera kita menuju Rosemary Hostel yang hanya berjarak 5 menit jalan kaki dari stasiun kereta. Kita memilih apartement 6 beds lengkap dengan dapur dan kamar mandi seharga EUR 13 per orang per malam. Ada tipe kamar yg lebih murah yaitu dorm 12 bed seharga EUR 9 per orang per malam.

Setelah titip koper (karena masih belum jam check in), kita meminta city map ke reseptionist dan bertanya money changer dengan kurs yg bagus. Kemudian kita tukar uang dari Euro ke Ceko Kurona dan makan siang dulu kemudian jalan-jalan keliling kota dengan berjalan kaki: Powder Tower, Municipal House, Old Town Square, Astronomical Clock, the Church of Our Lady before the Tyn, Old town city hall tower, Charles Bridge, Prague Castle.

16 October 2015: Cesky Krumlov, Czech Republic

Hari ini kita ke Cesky Krumlov dengan naik kereta dari Prague Hlavni Nadrazi, coba cek aplikasi Eurail di android ada rute yg diganti dengan bus. Ternyata sewaktu perjalanan menuju Cesky Krumlov ada perbaikan rel kereta sehingga 45 menit terakhir ditempuh dg bus yg disediakan oleh perusahaan kereta, tentu saja gratis!

Di Cesky Krumlov kita mengunjungi: Krumlov Castle dan Castle Tower & Castle Gardens serta jalan-jalan di kotanya.

17 October 2015: Prague, Czech Republic – Munich, Germany

Karena itinerary kita di Praha sudah semua maka kita memutuskan untuk ke Munich, Germany lebih cepat dr rencana semula jam 17:14-23:05 kita majukan jadi 13:14-19:15. Ini lah keuntungan menggunakan Eurail Global Pass, kita bisa lebih fleksible untuk ganti kereta tanpa tambahan biaya.

Pagi hari sampai siang kita habiskan dengan jalan-jalan santai di Praha kemudian ke mall Paladium yg merupakan shopping mall terbesar di Praha.

Sekitar jam 19:15 kita sampai di Munchen HBF, segera kita menuju Euro Youth Hostel yg berjarak 5 menit jalan kaki dari stasiun kereta. Harga kamar triple private sekitar EUR 20-27 per malam per orang. Harga berbeda-beda tergantung hari nya (weekend lebih mahal). Ada kamar dorm yg lebih murah tapi ada batasan usia yaitu 18-35 tahun. Setelah check-in kita makan malam di restoran Turki didekat hotel.

18 October 2015: Regensburg dan Munich, Germany

Pagi – siang ini kita ke Regensburg, sekitar 1,5 jam perjalanan kereta dari kota Munich. Di Regensburg kita dengan berjalan kaki mengunjungi: Alte Kappele, Dorm St. Peter, Porta Praetoria, Althes Rathaus, Steinerne BrĂŒcke.

Sesudah makan siang, kita kembali di Munich dan jalan kaki mengunjungi: Marientplazt dan kompleks shopping di kota Munich.

19 October 2015: Fussen, Germany

Hari ini kita ke Neuschwanstein Castle.

Pertama kita naik kereta dulu ke Fussen sekitar 1.5 jam dari Muenchen HBF, sesampai di stasiun kereta Fussen, kita naik bus no 73 atau 78 ke  Schwangau. Dari ticket office, kita naik bus lagi untuk menuju Neuschwanstein Castle.

20 October 2015: Salzburg, Austria

Hari ini kita menuju Salzburg, Austria dengan menggunakan kereta sekitar 2 jam perjalanan. Sesampai di Salzburg HBF kita segera menuju Lasserhof hotel yang hanya berjarak 10 menit jalan kaki. Lasserhof ini adalah hotel bintang 3 dengan harga sekitar EUR 70 buat kamar twin / double (untuk 2 orang).

Setelah titip koper maka kita menjelajah kota Salzburg dengan berjalan kaki mengunjungi: Mirabell Palace & Gardens, Mozartplatz, Mozart’s Residence, Old Residenz Palace, Salzburg Cathedral (Salzburger Dom), Castle Funicular, Festung Hohensalzburg (Salzburg High Fortress),  Saint Peter’s Cemetery, Saint Peter’s Church,  Horse Bath, Modern Art Museum, Salzburg Old Town.

21 October 2015: Hallstaat, Austria

Hari ini seharian kita ke Hallstaat, kita naik kereta dari Salzburg HBF sekitar 2,5 jam karena kita naik kereta maka kita tiba di stasiun kereta yang berada diseberang danau Hallstaat sehingga kita sambung dengan kapal sekitar 10 menit.

Dengan berjalan kaki mengunjungi: Classic Village View Point, Bone House in Michael’s Chapel, Catholic Church & Cemetery (Pfarrkirche), Panorama Funicular (Salzbergbahn), Rudolf’s Tower (Rudolfsurm), Market Square (Marktplatz).

22 October 2015: Zurich dan Interlaken, Switzerland

Hari ini kita ke Interlaken, Switzerland. Karena itin di Salzburg udah semua maka kita putuskan naik kereta yang lebih pagi agar bisa jalan2 sebentar di Zurich. Sesampai di Zurich kita jalan2 menuju St Peter Kirche, kita hanya punya waktu 1 jam karena terlebih dulu kita titip koper dan ke tourist information office. Sesampai di St Peter Kirche ternyata sedang direnovasi dengan ditutupi tripleks, jadi tidak memungkinkan buat foto.

Jam 19.51 kita sampai di Interlaken West kemudian kita berjalan kaki ke Alp Lodge sekitar 7 menit dari stasiun kereta. Alp Lodge ini merupakan hostel dan view terbagus dalam perjalanan kita kali ini. Dorm 6 beds seharga CHF 25 per orang termasuk sarapan pagi.

23 October 2015: Lauterbrunnen dan Murren plus Interlaken, Switzerland

Hari ini kita ke Lauterbrunnen dan Murren.

Dari Interlaken West kita ke Interlaken OST, nah dari Interlaken OST ini kita naik kereta scenic yang tidak tercover oleh Eurail Pass sehingga kita harus beli tiketnya tersendiri tapi jangan lupa menunjukkan Eurail Pass kita untuk mendapatkan diskon 25% (apabila punya Eurail Pass Swiss maka diskon 50%).

Di Lauterbrunnen kita jalan2 keliling desa dan mengunjungi Staubbach Falls. Selanjutnya kita beli tiket cable car menuju Murren (dari cable car masih sambung kereta lagi, tiket cable car sudah termasuk tiket kereta).

Di Murren kita jalan2 keliling desa. Sepulang dari Murren kita masih punya sisa waktu untuk jalan2 di sekitar Interlaken OST dan Interlaken West termasuk shopping.

24 October 2015: Bern dan Interlaken, Switzerland – Milan, Italy

Karena kemarin kita sudah jalan2 di Interlaken, maka hari ini kita putuskan ke Bern (ibukota Switzerland). Karena kita punya Eurail Pass maka kita tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan buat ke Bern. Seandainya kita tidak punya Eurail Pass maka tiket kereta Interlaken-Bern pp EUR 53 untuk 2nd class atau EUR 98 untuk 1st class.

Sesampai di Bern kita jalan kaki mengunjungi: Bundeplazt (Parliament Square), Kursaal (Grand Casino), Zytglogge (Clock Tower), Einstein Haus (Einstein House), Munster (Cathedral), Baren Park (Bear Park).

Siang hari kita kembali ke Interlaken, berhenti di Interlaken OST dan jalan kaki sekitar 7 menit ke stasiun funicular (tram) ke Harder Klum yg merupakan Top of Interlaken. Sore hari kita kembali ke Interlaken West dan setelah ambil koper di hostel, kita naik kereta dari Interlaken West menuju Milan.

Sekitar jam 21.45 kita sampai di Milan Centrale. Segera kita berjalan kaki ke II Giramondo hostel yang hanya berjarak 2 menit jalan kaki dari Milan Centrale, keluar dari pintu utama, belok kiri dan nyebrang ke arah McD, hostelnya tepat disebelah kanan McD.

25 October 2015: Cinque Terre, Italy

Hari ini kita ke Cinque Terre dengan naik kereta dari Milan Centrale, perjalanan lumayan lama sekitar 3 jam. Di Cinque Terre kita jalan2 ke Monterosso, Vernazza dan Manarola.

26 October 2015: Como San Giovanni, Milan dan Rimini, Italy

Pagi ini kita ke Como San Giovanni dengan naik kereta sekitar 30 menit dari Milan Centrale. Di Como San Giovanni kita jalan2 disekitar danau, juga naik funicular (tram) ke kota bagian atas. Siangnya kita kembali ke Milan dan menuju Duomo serta Galleria Vittorio Emannulle II buat shopping. Malamnya kita naik kereta menuju Rimini.

Sekitar jam 20.30 kita sampai di Rimini segera kita menuju Hotel Bamby yg berjarak sekitar 1 km dr stasiun kereta dan merupakan hotel terjauh dr stasiun kereta dalam perjalanan kita.

27 October 2015: San Marino dan Roma, Italy

Menjelang hari terakhir dalam itinerary liburan murah ke Eropa, hari ini kita menuju San Marino yang merupakan negara terkecil no 5 didunia. Naik bus dari halte di dekat Burger King yang berada diseberang stasiun kereta Rimini. Di San Marino kita jalan kaki menyusuri negara/kota tersebut. Sore hari kita menuju ke Roma.

Sekitar jam 21.00 kita sampai di Roma Termini dan berjalan kaki sekitar 5 menit / 500m ke Freedom Traveller hostel. Setelah check in kita makan malam dan berjalan2 di sekitar hostel mengunjungi Piazza del Republica, Basilica Santa Maria Angeli Martiri dan Teatro Del Opera.

28 October 2015: Roma, Italy – Jakarta, Indonesia

Perjalanan pulang ke Indonesia dengan transit di Abu Dhabi. Ditunggu tulisan #TurisKere selanjutnya, semoga itinerary liburan murah ke Eropa di atas dapat membantu teman-teman untuk menyusun itinerary rute perjalanan ke Eropa yah, silahkan komen di bawah apabila mau bertanya 🙂

42 thoughts on “Itinerary Liburan Murah ke Eropa Oktober 2015

  1. total biaya berapa ? beli tiket kereta go show atau harus beli dari Indoensia. Beli tiket pakai cash atau credit card ?

    1. Buat budgetnya lagi ditulis
      Kalo tiket kereta, aku pake Eurail Global Pass jadi bukan tiket point to point
      Eurail Global Pass aku beli di kantor cabang Surabaya (cabang Jakarta juga ada) bayarnya bisa tunai/transfer/credit card
      Bisa juga beli online dg credit card

  2. Wah infonya sgt membantu…lg bermimpi bisa jj k eropa ngikutin rutenya spt di atas.masih penasaran dgn budgetnya ya pak…..

  3. Kalau diliat dari rute rutenya sangat mengasyikkan, kayaknya harus dicoba tuh…. tapi berapa ya totally budgetnya sampe ke Jakarta, thx u ….

  4. kalau pas jalan2 ribet bawa tas kopernya gmn bro apa bisa dititipkan gtu ? macam klo di MY di KL sentral ada loker. Soalnya klo jalan2 ke Eropa belum check in kan repot bawaannya

    1. Kalo aku selalu aku titipkan ke hotel/hostel, kalo belum waktu nya check in atau setelah check out tapi masih belum ke hotel selanjutnya
      Bisa juga disimpan di loker stasiun kereta kayak waktu di Zurich, Swiss kita simpan di loker di stasiun kereta Zurich (karena kita di Zurich cuma stopover jadi gak ada pesan hotel). Lokernya dioperasikan dg uang coin, didekat situ ada mesin penukar uang kertas ke uang coin 🙂

    1. Kalo belum pernah ke Eropa, yah yg rute konvensional dulu seperti: Amsterdam, Brussel, Paris, Roma, Lucerne, Venice, Vatican, Monte Carlo, Salzburg

      1. Cakep banget routenya … kalau ada waktu sudah sampai Montecarlo bisa melipir dikit ke Monaco. Ticketnya bisa Jakarta Amsterdam – Vienna Jakarta

    1. He he iya kadang males ngatur layout nya foto makanya cuma upload sedikit tapi kedepannya mau diperbanyak. Thanks mbak

  5. mantap nich rutenya, ijin nyontek ya – tp karena terbatasnya waktu maka akan skip Chique Terre, lgs ke Rome saja.
    Trus mau tanya, kenapa rute yg dipilih ke cheko dan austria bukan ke belgia dan prancis ? Jika memang sebelumnya sudah pernah kesana, mohon advise-nya untuk view (alam&bangunan) lebih rekomen yang mana? Paris Belgia atau Cheko Austria? Thanks in advance.

    1. Aku udah pernah 2x ke Brussels dan Paris, semua bagus. Aku lebih condong pilih Praha, Salzburg dan Hallstatt sih, dibandingkan Brussels dan Paris. Tapi kalo bisa sih semua di datangi hehehe. Selain Paris aku juga pernah ke Nice di Perancis, waktu itu sekalian ke Monaco.

  6. Halo mas, mau tanya sy rencana pegi ke eropa utk yg pertama kali, dengan rute Amsterdam-brussels-interlaken-salzburg-praha (optional)-paris. Itu ribet ga ya? Dan dari brussels ke interlaken itu ribet ga ya keretanya?
    Lalu, utk penginapan dormitory itu bila pergi hanya berdua sedangkan kamar utk 4-6 org apakah nanti digabung dgn org lain atau tdk? Oiya, satu lagi bila rute tsb diatas, lbh baik pakai eurail global pass atau point to point? Mohon advisenya ya. Maaf ya kebanyakan nanya.Thanks in advance 🙂

    1. Aku pake Eurail Global Pass jadi naik kereta gampang saja kayak naik bus hop on hop off
      Kalo kamar dormitory maka digabung dengan orang lain
      Untuk tau lebih murah Eurail Pass (Global ataupun Select) vs point to point ticket, maka pertama harus cari tau semua harga tiket P2P rute yg dimau kemudian dibandingkan dg harga Eurail Pass yg sesuai 🙂

  7. Ko mau tanya..Kl visa schnegen applynya d kedubes belanda beati entry country kudu lewat belanda.. Trus plgnya bisa dari negara lain seperti koko ta?atau ada persyaratan lainnya..mohon pencerahan..tks

    1. Resminya kamu selama di Schengen itu terlama di negara mana, maka di kedutaan negara ybs apply visa jadi bukan seperti anggapan orang2, apply di kedutaan negara pertama masuk
      Visa Schengen Belanda, kamu bisa masuk/keluar dari negara manapun kok

  8. Infonya sangat berguna buat rencana saya ke Salzburg. Untuk perjalanan ke Swiss kayaknya seru juga kalau tidak menggunakan tour . Kebetulan saya ke Zurich menggunakan tour lokal ke Jungfraujoch, jadi ngga bisa mengeksplore lebih banyak Interlaken, Lauterbrunen, dan Murren, cuma lewat kereta saja. Jadi pengen kesana lagi. Menurut pak Andreas apakah pemandangan Halstat dengan Swiss hampir sama?. Mohon infonya. Terima kasih pak. Salam

Comments are closed.