Puncak B30 dan B29 Negeri Diatas Awan, Jawa Timur

Jumat 2 September 2016

Setelah 3 teman datang dari Jakarta di bandara Abdulrachman Saleh, Malang maka kita langsung menuju Bebek Sinjay yang terletak di Karang Lo. Kita sampai jam 11.30 dimana kasir sedang beristirahat sholat jumat sehingga tidak melayani pemesanan. Untung salah seorang teman berhasil membujuk pramusaji akan memberikan pesanan kami dulu dan akan membayar di saat kasir selesai sholat. Jadi kita bisa segera makan Bebek Sinjay ini disaat tamu2 yang lain menunggu kasir datang. Harga 26rb termasuk minum

Bebek Sinjay
Bebek Sinjay, Karang Lo, Malang

Selanjutnya kami menuju Candi Singosari, tidak ada tiket untuk memasuki candi ini, cukup dengan memberi sumbangan sukarela. Kondisi candi terawat dengan baik

Candi Singosari
Candi Singosari, Singosari, Malang

Selesai dari Candi Singosari maka kami melanjutkan ke Bakso Cak Kar yang tidak jauh dari lokasi candi. Bakso Cak Kar ini adalah salah satu bakso paling ngetop di Singosari

Bakso Cak Kar
Bakso Cak Kar, Singosari, Malang

Setelah puas menikmati bakso yang enak ini maka kami melanjutkan perjalanan menuju Kebun Teh Wonosari dengan harga tiket masuk 10rb per orang. Di kebun teh ini sebenarnya banyak fasilitas tapi karena waktu kita terbatas jadi kita hanya berfoto2 di kebun dan menikmati teh serta es krim mochi di tea house

Kebun Teh Wonosari
Kebun Teh Wonosari, Lawang, Malang

Setelah itu kami bergegas menuju desa Senduro di kota Lumajang dengan lama perjalanan sekitar 4 jam. Dalam perjalanan kita mampir di Rawon Nguling di pusatnya Nguling, Pasuruan. Harga seporsi nasi rawon 25rb

Rawon Nguling
Rawon Nguling, Nguling Pasuruan

Sekitar jam 19 kita tiba di Hotel Somenake yang merupakan satu2nya hotel di Senduro. Kondisi hotel dalam keadaan bagus, dilengkapi dengan ceiling fan yg lebih dari cukup karena Senduro lumayan sejuk. Air panas berjalan normal. Tarif kamar hotel:

  • Standar 1 (TV, fan, air panas) 300rb
  • Standar 2 (TV, fan) 250rb
  • Standar 3 (fan) 150rb
Hotel Somenake
Hotel Somanake, Senduro, Lumajang

Kemudian kita memesan ojek untuk menuju B29 buat keesokan paginya jam 3 dini hari, setelah nego dengan tukang ojek nya sepakat harga 150rb per motor. Tukang ojeknya berjanji akan datang jam 2.30. Tapi ternyata ditunggu sampai jam 3.30 tidak datang, untung lah mereka tidak datang…

Sabtu 3 September 2016

Setelah menunggu sampai jam 3.30 ternyata ojek pesanan belom datang juga maka kami memutuskan untuk naik mobil menuju lokasi ojek diatas. Ternyata perjalanannya lumayan jauh, kami bersyukur ojek pesanan tidak datang. Betapa dinginnya jika naik ojek dari hotel, sesampai di Pangkalan Ojek, kita nego dengan ojek yang ada dan sepakat harga 100rb per motor untuk Puncak B30 dan B29. Jalanan menuju Puncak B29 sungguh menakutkan apalagi saat itu pagi gelap, kita cuma bisa lihat jalanan yg diterangi oleh lampu motor, dalam kondisi rusak parah. Dan kita juga sadar disisi jalan sering berupa jurang, jika motor slip atau jatuh, bisa2 kita masuk jurang. Ternyata ada jalan lain yang lebih bagus tapi lebih jauh, waktu berangkat sebaiknya minta jalan yang bagus karena saya sendiri juga merasa seram lewat jalan yang jelek, takut jatuh ke jurang. Setelah 30 menit naik motor yang mendebarkan sampailah kita di Puncak B29 dalam keadaan masih gelap, ternyata berangkat jam 3.30 dari hotel itu terlalu pagi, cukup berangkat jam 4. Disini kita istirahat sebentar sekitar 30 menit sambil minum kopi/teh dan melanjutkan perjalanan ke Puncak B30

Puncak B30, Probolinggo
Puncak B30, Probolinggo

Di Puncak B30 ini kita menikmati sunrise dengan pemandangan yang sangat indah. Berbeda dengan Puncak B29 yang terletak di Lumajang maka Puncak B30 ini sudah masuk wilayah Probolinggo. Dalam perjalanan ke Puncak B30 ini salah seorang teman jatuh beserta motor yang dinaiki. Setelah puas di Puncak B30 kami kembali ke Puncak B29, disini kembali ngopi dan ngeteh dulu sambil menikmati pemandangan. Dalam perjalanan kembali ke Pangkalan Ojek, teman yang sama kembali terjatuh dan abang ojek nya memutuskan untuk lewat jalan yang lebih bagus walaupun lebih jauh

Pemandangan dari Puncak B29
Pemandangan dari Puncak B29, Lumajang

Kemudian kita kembali ke hotel untuk check out dan menuju Piket Nol dengan sebelumnya mampir dulu di Pura Mandhara Semeru Agung yang berjarak 200m dari hotel

Pura Mandhara Semeru Agung
Pura Mandhara Semeru Agung, Lumajang
Piket Nol, Lumajang
Piket Nol, Lumajang

Dari Piket Nol, kita melanjutkan perjalanan ke Goa Tetes, sebelum memutuskan turun ke bawah kita bertanya ke beberapa pengunjung yang baru balik dari bawah, ternyata ke bawahnya memang cepat sekitar 30-45 menit tapi naiknya bisa 2 jam lebih, total bisa 3 jam lebih. Karena kita masih harus melanjutkan perjalanan ke Leggaksono maka waktu jelas tidak memungkinkan untuk turun ke bawah. Dari sini sebenarnya bisa ke Tumpak Sewu tapi rutenya berat, hasil tanya ke beberapa orang menyarankan ke Tumpak Sewu dari sisi Malang, karena medannya lebih ringan. Di Malang Tumpak Sewu ini dinamakan Coban Sewu. Dari lokasi parkir Tumpak Sewu paling cuma 15 menit saja menuju Coban Sewu. Sesampai di parkiran, orang2 disana juga tidak menyarankan kami turun sampai bawah karena medannya susah dan berbahaya, tapi cukup sampai level panorama saja (tengah). Saat turun ke level panorama ini lah kita bertemu dengan orang2 yg balik dari bawah, semuanya memberitahu agar kita jangan turun sampai bawah karena medannya berat. Kita memang tidak ada waktu buat turun sampai bawah karena harus melanjutkan perjalanan ke Leggaksono

Coban Sewu, panorama level, Malang
Coban Sewu, panorama level, Malang

Sekitar jam 17 kita tiba di Leggaksono dan langsung ke homestay yang sudah kita pesan sebelumnya walaupun homestay ini bersih tapi kamar hanya dilengkapi dengan kipas angin kecil sehingga kita tidur dengan lumayan kepanasan. Sayang sekali tidak ada homestay dengan fasilitas AC di Leggaksono. Harga 1 kamar homestay 100rb plus makan malam dan sarapan tambah 30rb lagi.

Minggu 4 September 2016

Selesai sarapan kita berjalan kaki menuju Pantai Leggaksono yang hanya berjarak 500m dari homestay. Dari pantai ini kita naik perahu menuju Banyu Anjlok, Teluk Kletekan dan Pantai Bolu Bolu seharga 60rb per orang karena weekend, jika weekday hanya 50rb. Di Pantai Leggaksono banyak terdapat persewaan alat2 snorkeling dengan harga 25-35rb tergantung kualitas juga ada persewaan kamera underwater seharga 70rb

Banyu Anjlok, Malang
Banyu Anjlok, Malang

Tujuan pertama kita yaitu Banyu Anjlok (Air Jatuh), terdapat air terjun yang tidak terlalu tinggi hanya sekitar 20m, air terjun ini langsung jatuh ke laut (pantai). Kita bisa naik keatas dimana terdapat semacam kolam. Naiknya lumayan susah karena berpegangan dengan tali dengan tingkat kemiringan lebih dari 70 derajat

Kolam Banyu Anjlok, Malang, foto dari seputarmalang.com
Kolam Banyu Anjlok, Malang, foto dari seputarmalang.com

Selanjut nya menuju Teluk Kletekan yang merupakan daerah snorkeling tapi  kondisi air laut pasang maka kita susah melihat ikan2 yang ada jadi kita segera melanjutkan ke pantai Bolu Bolu, di pantai ini kita bisa berenang dan bermain air

Pantai Bolu Bolu, Malang
Pantai Bolu Bolu, Malang

Selesai dari Pantai Bolu Bolu maka kita kembali ke Pantai Leggaksono dan melanjutkan perjalanan ke Kota Malang. Kita makan siang di daerah Dampit dimana banyak terdapat depot menjual menu menthog pedas. Bisa cari di internet mentok itu binatang apa, masih saudara’an ama bebek/angsa

Menthog Pedas, Dampit Malang
Menthog Pedas, Dampit Malang

Kemudian sesampai di daerah Turen kita memutuskan mampir di Masjid Tiban dengan arsitekturnya yang indah, di sepanjang gang menuju masjid ini banyak penjual makan dan buah2 segar dengan harga murah

Masjid Tiban, Turen Malang
Masjid Tiban, Turen Malang

Kita melanjutkan perjalanan ke kota Malang tak lupa di dalam perjalanan membeli Onde Onde Warung Jaya di Tangkil Sari, Tujuan pertama di Malang adalah mengambil pesanan Lumpia Manalagi di daerah Tidar

Kemudian teman2 berbelanja oleh2 di Supermarket Lai Lai dan Pia Mangkok yang letaknya berdekatan. Setelah itu kita menuju The Balava Hotel disebelah stasiun kereta kota lama. Harga standar hotel bintang 4 ini adalah 500rb kebetulan kita dapat promo dari Travelio jadi cuma seharga 132rb saja

The Balava Hotel, Malang
The Balava Hotel, Malang

Selesai check in dan beristirahat sebentar dan mengambil welcome drink di roof top cafe, kita makan malam di Bakso Gun

Bakso Gun, Malang
Bakso Gun, Malang

Senin 5 September

Pagi ini rencana akan sarapan di nasi buk madura, tapi karena ada teman datang ke hotel dan menraktir kita Rawon Rampal, maka sarapan pagi ini nasi Rawon Rampal dengan harga 35rb seporsi

Rawon Rampal, Malang
Rawon Rampal, Malang

Selesai sarapan kita pun menuju kampung Tridi (3D) dan kampung Warna Warni yg lokasinya berseberangan, obyek wisata baru di kota Malang. Untuk turun ke kampung Warna Warni dikenakan tiket seharga 2rb saja

Kampung Warna Warni, Malang
Kampung Warna Warni, Malang

Kita melanjutkan perjalanan ke Batu, hendak bermain paralayang/paragliding tapi sial semua pilot paralayang/paragliding sedang mengikuti perlombaan di Palu maka kita hanya berfoto2 dengan Batu panorama view. Untuk masuk ke daerah ini dikenakan tiket 5rb per orang

Batu Panorama View
Batu Panorama View

Selanjutnya menuju Omah Kayu dengan membayar tiket 5rb per orang, selesai dari Omah Kayu kembali ditraktir teman di Warung Bok Sri yang terkenal dengan selera pedas nya. Selanjutnya kembali ke Malang dan menurunkan saya di rumah dan teman2 melanjutkan perjalanan ke Juanda, Surabaya untuk penerbangan pulang ke Jakarta. Saya sendiri mendapat tugas untuk mencari tiket murah Qatar Airways ke Turki / Belanda dan mendapatkan tiket Kuala Lumpur – Istanbul cuma seharga 3,5jt pp untuk trip kita di bln April 2017

Omah Kayu, Batu
Omah Kayu, Batu

 

5 thoughts on “Puncak B30 dan B29 Negeri Diatas Awan, Jawa Timur

  1. salam kenal bung Andreas,saya kalo kebetulan bisa ingin ikut rombongan travel anda , bgmn caranya dan dimana bs lihat jadwal rute anda?

    thks

    1. Belom ada jadwal pasti sih, kadang2 saya posting di facebook kalo pas ada rencana pergi kemana gitu. Thanks

Comments are closed.